Struktur Penulisan Berita Sesuai Kaidah Jurnalistik

Struktur Penulisan Berita Sesuai Kaidah Jurnalistik

Posted on

Berita (news) adalah laporan peristiwa atau sesuatu yang terjadi berdasarkan fakta yang mempunyai nilai penting dan/atau menarik. Seluruh berita harus ditulis dengan penulisan berita yang baik dan benar. Berikut struktur penulisan berita yang baik dan benar.

Struktur Penulisan Berita Sesuai Kaidah Jurnalistik

Dalam menyampaikan berita, jurnalis akan menggunakan struktur penulisan “Piramida Terbalik”. Artinya, jurnalis akan menulis seperti bentuk Piramida / segitiga terbalik, di mana info-info terpenting dari berita tersebut harus disampaikan di awal berita lalu semakin bawah informasinya tidak “sepenting” paragraf awal.

Guna dari struktur penulisan ini adalah agar masyarakat tetap mengerti inti dari peristiwa tersebut, walaupun hanya baca sebentar atau awalnya saja. Jika memang ia tertarik dan mempunyai waktu lebih, ia bisa membaca keseluruhan berita untuk mengetahui detailnya.

Struktur Penulisan Berita

Berikut adalah struktur penulisan berita “Piramida Terbalik”:

1. Judul / Head

Setiap berita harus mempunyai judul yang diletakkan di paling atas. Judul sebaiknya jangan terlalu panjang namun merangkum isi berita (3-5 kata).

Contoh:

“Stupy, Program Kerja Jalan-jalannya Himpunan UNISBA”

2. Teras Berita / Lead

Teras berita adalah paragraf awal dari sebuah berita yang berisikan informasi terpenting dari berita tersebut. Unsur-unsur berita yang termasuk dalam teras berita adalah what, when, where dan who.

Contoh:

Himpunan Ilmu Komunikasi Univesitas Indonesia (HMIK UI) mendapat kunjungan dari  Keluarga Mahasiswa Jurnalisme Universitas Islam Bandung (KMJ UNISBA) pada Selasa (1/12) di Auditorium Gedung Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP UI).

3. Isi Berita / Body

Dua unsur yang tersisa yaitu why dan how bisa dituliskan di isi berita. Di bagian ini akan berisi detail atau kronologi peristiwa tersebut, termasuk kutipan-kutipan dari hasil wawancara dengan narasumber.

Contoh:

Kunjungan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini bertujuan untuk saling berbagi pengalaman dan ilmu tentang dunia perkuliahan dan organisasi. Setelah sambutan dan presentasi tentang company profile dari kedua himpunan, acara selanjutnya adalah sesi tanya jawab.

Faris Fakhriansyah, Ketua KMJ UNISBA mengatakan bahwa kunjungan ini adalah salah satu Program Kerja (proker) mereka, “Proker kita itu namanya Studi Happy (Stuppy). Jadi memang acarnya kami berkunjung ke universitas-universitas. Nah untuk tahun ini kami memilih UI. Kalau tahun sebelumnya KMJ UNISBA berkunjung ke Universitas Brawijaya (Malang)”.

4. Leg

Bagian terakhir ini bisa berisikan informasi-informasi pendukung seperti background story. Background story adalah informasi-informasi terdahulu yang ada kaitan dengan berita agar masyarakat lebih mengerti tentang berita tersebut.

Contoh:

Kunjungan dari universitas lain ini bukan kunjungan pertama yang didapatkan oleh HMIK UI. Sebelumnya HMIK UI juga pernah kedatangan dari univeritas-universitas di Indonesia maupun luar negeri, seperti Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Bengkulu, Universitas Petra Santa Surabaya, Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jakarta dan Universiti Teknologi MARA Malaysia.

Struktur Penulisan Berita Sesuai Kaidah Jurnalistik

Dalam menulis berita, unsur-unsur tersebut harus ada untuk melengkapi isi berita yang ditulis dengan struktur “Piramida Terbalik”. Walaupun kita belum bisa menjawab keenam unsur berita (what, who, where, when, why, how), kita harus mengatakan bahwa kita akan melaporkan informasi yang belum ada di berita selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *