5 Jurusan Arsitek Terbaik di Indonesia

Sekarang ini banyak sekali rumah atau gedung yang dibangun dengan bentuk yang unik. Tidak hanya unik, bangunan-bangunan tersebut terlihat sangat estetik. Contohnya saja rumah, kini berbagai macam model rumah sangat banyak mulai dari yang minimalis, tropis, modern, klasik hingga futuristik pun ada.

Dalam membangunan sebuah gedung perkantoran, perumahan, toko, ataupun bangunan lainnya banyak sekali perhitungannya, seperti struktur tanahnya atau cara menciptakan rumah yang nyaman dengan keadaan tanah yang gak begitu luas. Terlebih lagi di Indonesia yang kondisi tanahnya labil serta rawan sekali bencana gempa bumi ataupun longsor. Oleh karena itu, untuk mendirikan sebuah bangunan tidak bisa sembarangan orang. Dibutuhkan orang-orang yang benar-benar memahami tentang konstruksi bangunan agar kokoh.

Nah, jika kalian ingin sekali menciptakan suatu bangunan yang kokoh atau tahan gempa bumi untuk di Indonesia, kalian tentunya harus masuk Jurusan Arsitek. Kini, kampus-kampus di Indonesia sudah banyak yang membuka Jurusan Arsitek. Berikut ini ada nama-nama kampus dengan Jurusan Arsitek terbaik di Indonesia.

1.Institut Teknologi Bandung

arsitek ITB
Sumber: retorikakampus.com

Jurusan Arsitek di ITB ini berada di bawah naungan Sekolah Arsitek, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK). ITB telah membuka Jurusan Arsitek sejak tahun 1950. Ada dua hal yang menjadi aspek penting di Jurusan Arsitek ini, yaitu perkembangan keprofesian arsitektur dan perkembangan ilmu arsitektur. Jika kamu kuliah di Jurusan Arsitek ITB ada banyak fasilitas yang disediakan untuk menunjang kegiatan belajar kamu, seperti studio gambar dan laboratorium fabrikasi.

2. Institut Teknologi Surabaya

arsitek ITS
Sumber: its.ac.id

Di ITS, Jurusan Arsitektur sudah dibuka sejak 1965. Jurusan Arsitektur kini berada di bawah naungan Fakultas Arsitektur, Desain, dan Perencanaan. Jurusan Arsitektur ITS memiliki delapan laboratorium untuk menunjang kegiatan belajar mahasiswanya, salah satunya ada Lab. Komputasi Arsitektur. Jurusan ini juga memiliki delapan bidang peminatan, di antaranya ada Perumahan dan Pemukiman; Teori, Sejarah, dan Kritik Arsitektur, Perancangan Kota, Arsitektur Lingkungan, Manajemen Pembangunan Kota, Studi Pembangunan, Perancangan Arsitektur, dan Pendidikan Profesi Arsitektur.

3. Universitas Brawijaya

arsitek UB
Sumber: tirto.id

Kampus kedua di Jawa Timur yang menduduki predikat Jurusan Arsitek terbaik di Indonesia, yaitu ada Universitas Brawijaya. Pada 1994 Fakultas Teknik Universitas Brawijaya mulai membuka Jurusan Arsitek. Lalu, tahun 2010 Jurusan Arsitek UB mendapatkan akreditasi A. Di jurusan ini terdapat tujuh bidang peminatan, di antaranya ada Seni dan Desai Dasar; Desain Pemukiman dan Kota; Komunikasi dan Digital Arsitektur; Arsitektur Nusantara, Sejarah Arsitektur; Sains Bangunan; dan Teknologi Bangunan. Jurusan Arsitek UB memiliki daya tampung sebanyak 70 mahasiswa untuk jalur SBMPTN dan 53 mahasiswa untuk jalur SNMPTN.

4. Universitas Diponegoro

arsitek UNDIP
Sumber: blog.cicil.co.id

Selanjutnya, kita menuju ke kampus di wilayah Jawa Tengah, yaitu Universitas Diponegoro. Jurusan Arsitek Undip ini berada di bawah naungan Fakultas Teknik. Jurusan ini berdiri sejak tahun 1962. Jurusaan Arsitek Undip memiliki dua fokus pembelajaran, yaitu perancangan kawasan dan perancangan gedung. Daya tampung untuk Jurusan Arsitek di Undip sebanyak 26 mahasiswa untuk yang mendaftar jalur SNMPTN. Sedangkan, untuk jalur SBMPTN diterima sebanyak 65 mahasiswa. Jurusan Arsitek Undip juga sudah mendapatkan akreditasi oleh BAN-PT.

Baca juga: Mengenal Jurusan Arsitek

5. Universitas Gadjah Mada

arsitektur UGM
Sumber: sorotmakassar.com

Jurusan Arsitektur di Universitas Gadjah Mada, sudah dibuka sejak 1962. Jurusan ini berada di bawah naungan Fakultas Teknik dan berada di dalam Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan (DTAP). Sama halnya dengan kampus-kampus lainnya, Jurusan Arsitektur UGM memiliki empat bidang peminatan. Keempat bidang peminatan itu, di antaranya ada Desain Arsitektur, Teknologi Arsitektur, Arsitektur dan Pemukiman, serta Sejarah, Kritik, Konservasi Arsitektur dan Desain Kota. Lalu, untuk daya tampung di Jurusan Arsitektur UGM menerima sebanyak 56 mahasiswa yang merupakan jumlah dari jalur SNMPTN dan SBMPTN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *