hukum
Sumber: Tingey Injury Law Firm on Unsplash

Prospek Kerja Jurusan Hukum

Posted on

Jurusan hukum secara umum merupakan program studi yang fokus mempelajari ilmu hukum. Dengan kata lain, program ini memang disiapkan untuk menghasilkan sarjana hukum yang ahli di bidang hukum dan mempunyai integritas moral yang tinggi.

Saat kuliah di jurusan hukum, ada beberapa mata kuliah yang akan dipelajari meliputi hukum perdata, hukum pidana, ilmu negara, hukum acara peradilan tata usaha negara, ilmu perundang-undangan, pengantar hukum Indonesia, dan mata kuliah umum yang lain.

Melihat tujuan dari jurusan ini yang menghasilkan sarjana hukum professional, prospek kerja jurusan hukum cukup luas dan bagus. Banyak peluang kerja yang menjanjikan saat lulus nanti. Peluang tersebut dapat datang dari lembaga pemerintah atau perusahaan.

hukum
Sumber: Tingey Injury Law Firm on Unsplash

Pengacara

Ini adalah pekerjaan yang paling populer dan sangat familiar bagi lulusan jurusan hukum. Menjadi seorang pengacara adalah impian bagi kebanyakan mahasiswa dari program studi ilmu hukum. Hal ini wajar karena profesi pengacara menawarkan gaji yang besar yaitu sekitar Rp 6 juta sampai Rp 20 juta per bulan. Tetapi untuk menjadi pengacara handal bukanlah hal yang mudah. Kamu harus belajar giat dan bekerja keras agar memberikan kinerja yang bagus. Kunci utama untuk menjadi seorang pengacara adalah handal dalam berkomunikasi dan memiliki analisis yang sangat jeli

Baca juga: Kelebihan Jurusan Hukum

Notaris

Ini merupakan pejabat umum yang memiliki wewenang untuk membuat akta otentik. Beberapa akta yang dapat dibuat oleh notrasi di antaranya  adalah akta pendirian perusahaan, akta yayasan, dan lainnya. Notaris juga memiliki wewenang untuk membuat akta otentik dari sebuah perjanjian, ketetapan, atau perbuatan. Rata – rata penghasilan minimal seorang notaris adalah Rp 4 juta.

Hakim

Ini merupakan salah satu posisi yang bergengsi untuk mahasiswa lulusan hukum. Panggilan hakim juga sangat terhormat yakni “yang mulia”. Tugas utama seorang hakim adalah memimpin persidangan dan mendengarkan pembelaan dari pihak – pihak terkait dari segi terdakwa maupun jaksa. Tetapi perlu diketahui bahwa menjadi hakim bukan hal yang mudah karena menentukan nasib seseorang

Jaksa

Jaksa merupakan pegawai pemerintah di bidang hukum dan bertugas menyampaikan tuduhan atau dakwaan bagi seseorang yang diduga melanggar hukum. Untuk menjadi jaksa, Kamu harus menyelesaikan study S1 jurusan hukum dengan umur 25 – 35 tahun serta sehat secara jasmani dan rohani. Jaksa juga harus lolos seleksi panitia rekruitmen calon jaksa yang diselenggarakan

Baca juga: 5 Jurusan Hukum Terbaik

Dosen

Bagi lulusan hukum yang berminat di dunia akademis, menjadi dosen merupakan pilihan terbaik karena dosen jurusan hukum adalah profesi yang mulia. Dosen hukum bertugas mendidik mahasiswa sesuai mata kuliah yang dipilih

Staff Legal

Posisi ini dibutuhkan oleh banyak perusahaan mulai dari rumah sakit, bank, bisnis property, dan masih banyak lagi. Alasannya, setiap surat perjanjian kerja, surat – surat resmi, dan asset perusahaan yang dikeluarkan oleh pemerintah seperti SK atau akta nantinya akan dikelola staf legal. Rekan kerja kamu  juga tidak hanya sesama staff tetapi juga pemilik perusahaan langsung karena semua asset perusahaan kamu  kelola

Konsultan Hukum

Konsultan hukum biasanya bekerja di lembaga dan mengaplikasikan ilmu yang dipelajari saat kuliah terkait pasal – pasal dan juga review dokumen yang akan digunakan untuk keperluan hukum misalnya untuk sidang. Biasanya kantor yang sedang melakukan ekspansi akan mencari jasa konsultan hukum untuk mendiskusikan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan dan cara mengikuti proses sidang hingga asset yang akan dikembangkan terdata secara hukum.

Baca juga: Mengenal Jurusan Hukum

Itulah beberapa prospek kerja mahasiswa lulusan jurusan hukum. Selain itu, tentu masih banyak lagi peluang kerja yang dapat dipilih.

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *